Kamis, 15 November 2018

Juara kompetisi - Hanya test saja ini

Malam ini merupakan malam bersejarah dalam perkembangan Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Husnul Khotimah, karena selain bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dan Milad Yayasan, malam ini juga merupakan malam perolehan Penghargaan Tokoh Pendidikan bagi Pendiri Yayasan Husnul Khotimah dan YPI Al-Multazam HK, yaitu KH. Sahal Suhana, SH.

Pengaruh beliau dalam dunia pendidikan akan terus terpatri bagi para pewarisnya, salah satunya untuk memperhatikan kemajuan ummat dalam urusan pendidikan dan pembinaan terhadap siapapun, khususnya para santri di bawah binaan Lembaga.

Karena ideologi Pendiri merupakan proses panjang dalam torehan sejarah 16 tahun Al-Multazam membangun pendidikan, guna memberikan sumbangsih bagi kemajuan peradaban Indonesia.



Barangkali inilah yang disebut sebagai amal dan ilmu jariyah, walau jasad telah wafat, namun hasil dari proses tersebut akan terus mengalir padanya, dan itulah yang dilakuan KH. Sahal Suhana, SH.

Sebagai seorang guru yang layak dinobatkan sebagai Tokoh pendidikan, KH. Sahal Suhana, SH. bukan hanya mewakafkan segala harta dan ilmunya, namun juga jiwanya disumbangkan untuk kemajuan agama ini, dan sungguh kami benar-benar merasakan keberkahannya.

Malam ini, dalam pergelaran Malam Apresiasi Pendidikan oleh Pemkot Kabupaten Kuningan, KH. Sahal Suhana, SH. meraih penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan yang diwakili oleh Hj. Nining Rimawati selaku Istri beliau, ditemani oleh Putra dan Menantu beliau, yakni H. Pandu Suandhana, S.Si. dan KH. Abdul Rosyid, Lc. M.Ag.

Pemberian apresiasi penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh PLT. Bupati Kuningan, H. Dede Sembaga di Pendopo Kuningan malam tadi pukul 21.00 WIB

H. Dede Sembada sendiri mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas segala perjuangan Almarhum, khususnya kontribusi KH. Sahal Suhana, SH, terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Kami berharap, agar kegiatan ini dapat diambil hikmahnya, agar kedepan Al-Multazam akan terus lebih baik, lebih baik lagi, dan terdepan dalam Inovasi pendidikan yang Qur’ani, Berakhlak Mulia, Berprestasi, dan Terampil Berbahasa.

Demikian laporan ini kami sampaikan, Yudi Yudistira dan Crew yang bertugas, MediaAM-Melaporkan
Continue reading...

Donasi ke palu dan donggala - test saja, hanya untuk coba

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan sejak sepekan ini berdampak pada pergerakan tanah di Kabupaten Kuningan bagian timur, khususnya Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, dan Desa Cipakeum Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan, sehingga mengakibatkan bencana longsor.


Oleh karena itu Ponpes Terpadu Al-Multazam bekerja sama dengan Baitulmaal Muamallat (BMM) menyalurkan bantuan lebih dari 400 paket sembako, pakaian dewasa dan bayi, obat-obatan, selimut, dan lain sebagainya guna membantu meringankan korban bencana longsor di daerah tersebut di atas.

Sebagaimana disampaikan oleh Bp. Yayan perwakilan Bank Muamallat melalui BMM, bahwasanya ada program CSR untuk kegiatan sosial, yang dalam hal ini BMM membantu sebanyak 250 paket sembako untuk disalurkan ke wilayah Kuningan Timur (Randusari dan Cipakeum).

Kemudian Ust. Juheni, S.Ag.,M.Pd. selaku Kepala Divisi Humas dan Dakwah YPI Al-Multazam HK mengucapkan terima kasih kepada pihak BMM yang telah harmonis menjalin kerjasama dengan Ponpes Terpadu Al-Multazam dan kepada masyarakat, santri dan para asatidz yang juga ikut membantu meringankan beban saudara-saudara kita disana.

Selanjutnya, KH. Abdul Rosyid, Lc.,M.Ag. selaku Ketua YPI Al-Multazam HK menegaskan bahwa atas nama Lembaga ikut peduli dengan saudara-saudara yang lain. Kurang lebih 500 paket dikumpulkan dari berbagai elemen dan beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para muhsinin, beliau juga berdoa semoga musibah semacam ini tidak terulang lagi dengan memperat tali silaturahim.

Dalam perjalanannya, kami menuju Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, sebagaimana disampaikan oleh Bp. Iwan selaku aparat Pemerintah setempat menyebutkan bahwa curah hujan yang tinggi mengakibatkan 102 KK mengungsi dan 70 rumah rusak. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir ratusan juta, dan beliau berharap semoga kebutuhan berupa bahan makanan, pakaian, dan lain sebagainya bisa terpenuhi.

Menurut salah satu korban, Ibu surwi mengaku sangat sedih, 7 orang dari dua keluarga terpaksa mengungsi ke tempat saudara mereka demi menjaga keamanan, beliau berharap bisa mendapatkan tempat tinggal yang baru.

Sementara itu, perjalanan dilanjutkan ke Desa Cipakeum, kurang lebih 2 jam tempuh agar sampai ke Desa tersebut dari Desa Randusari dengan perjalanan terjal dan jalanan rusak cukup parah.

Bp. Romli selaku Kasi Kesra Desa Cipakeum menyebutkan bahwa tanah sudah barada di zona merah tidak bisa ditempati dan memutus seluruh akses jalan, dengan jumlah 550 jiwa atau 150 KK terpaksa mengungsi di Balai Desa Cipakeum dan gedung SMK Cipakeum. Beliau juga menyebutkan bahwa masyarakat setempat membutuhkan sembako, pakaian, obat-obatan, dan lain sebagainya.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan aparat pemerintah yang ikut peduli dengan para korban lonsor Desa Cipakeum, mudah-mudahan segala amal kebaikan dibalas Allah Swt.

Tidak lupa Kepala Desa Cipakeum, Bp. Uci Sanusi, S.Ag., mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu meringankan beban masyarakat Cipakeum dan berharap semoga musibah semacam ini bisa menjadi hikmah dan lebih bisa mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Demikian laporan ini kami sampaikan, Yudi Yudistira dan Crew yang bertugas, MediaAM-Melaporkan
Klik disini untuk melihat album lengkap
Be Sociable, Share!
Continue reading...

DR. Syaikh Muhammad Faruq Palestina kunjungan Dakwah ke Indonesia - Coba test

DR. Syaikh Muhammad Faruq merupakan pejuang Palestina yang dalam kunjungan Dakwahnya ke Indonesia, singgah di Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam. Tamu kehormatan ini memberikan wejangan edukasi yang banyak baik untuk para santri maupun mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Al-Multazam.

Setelah sebelumnya mengadakan stadium general dan pemberian sanad Surat Al-Fatihah untuk puluhan Mahasiswa STIQ Al-Multazam, beliau menjadi imam shalat jumat. Banyak diantara para santri dan asatidz yang terbawa khusu’ dengan bacaannya yang menyentuh.


Surat yang dibaca merupakan surat yang disunnahkan Nabi Saw yaitu Surat Al-A’la dan Al-Ghasyiyah dengan lagam beliau yang khas. Salah satu mahasiswa mengaku lebih khusu’ shalat jumat karena sang imam membaca dengan keimanan yang penuh kepada Allah Swt

“Iya khusu’ banget, mungkin karena beliau seorang pejuang Islam dari Palestina, yang kita tahu kalua mereka itu imannya luar biasa besar.” Tutur salah seorang mahasiswa

DR. Syaikh Muhammad Faruq
DR. Syaikh Muhammad Faruq

Doa ba’da shalat yang membuat puluhan santri menangis menjadi sorotan kami juga, bagaimana tidak ? bisa dibayangkan bahwa yang berdoa adalah orang yang terdzalimi dan meminta haknya atas kemerdekaan Palestina, namun bukan kepada manusia, melainkan kepada Allah Swt, Tuhan Semesta alam.

Memang harus kita sadari, bahwa Palestina itu bukan hanya milik Warga Palestina, tapi juga Muslim seluruh dunia. Rasa memiliki yang ada pada jiwa kaum Muslimin lambat laun akan membuahkan hasil, karena tak henti-hentinya para pejuang dari Palestina yang berkunjung ke Indonesia selalu berdoa kepada Allah Swt, bahwasanya yang akan membebaskan Negeri Palestina adalah Indonesia.

Ummat Islam di Indonesia pun kini tengah bangkit setelah beberapa kali diuji oleh Allah Swt, melalui penista agama lahirlah Aksi Damai 212 dan melalui pembakaran bendera Tauhid lahirlah Aksi Bela Tauhid. Semua itu ternyata menyatukan semua Ummat Islam di Indonesia, lintas ormas, lintas suku, lintas budaya, asalkan satu tauhid maka kita adalah satu kesatuan.

Ada 5 faktor kemunduran Ummat Islam pasca keruntuhan Kekhalifahan Utsmani, salah satunya Ummat Islam meninggalkan 2 pedoman hidupnya, yaitu Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Saw. Hal ini disampaikan pula oleh Ust. Ardi utusan dari KNRP Kuningan pada saat menjadi Khatib Jumat (9/11) di Ponpes Terpadu Al-Multazam.

“Ada 5 faktor kemunduran Ummat Islam dari Internal, salah satunya yaitu Ummat Islam meninggalkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Saw.” Tuturnya dalam khutbah pertama

Oleh karena itu, Ponpes Terpadu Al-Multazam sebagaimana disampaikan oleh Pimpinan Pondok, KH. Adin Nurhaedin, Lc., bahwa Al-Qur’an akan dijadikan sebagai landasan kurikulum pembelajaran, baik di kelas maupun di lingkungan pesantren dalam bingkai Visi “Qur’ani, Akhlak Mulia, Prestasi dan Terampil Berbahasa.” (YY)
Continue reading...

KH. Sahal Raih penghargaan sebagai - ini sebagai contoh saja

Malam ini merupakan malam bersejarah dalam perkembangan Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Husnul Khotimah, karena selain bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dan Milad Yayasan, malam ini juga merupakan malam perolehan Penghargaan Tokoh Pendidikan bagi Pendiri Yayasan Husnul Khotimah dan YPI Al-Multazam HK, yaitu KH. Sahal Suhana, SH.

Pengaruh beliau dalam dunia pendidikan akan terus terpatri bagi para pewarisnya, salah satunya untuk memperhatikan kemajuan ummat dalam urusan pendidikan dan pembinaan terhadap siapapun, khususnya para santri di bawah binaan Lembaga.

Karena ideologi Pendiri merupakan proses panjang dalam torehan sejarah 16 tahun Al-Multazam membangun pendidikan, guna memberikan sumbangsih bagi kemajuan peradaban Indonesia.



Barangkali inilah yang disebut sebagai amal dan ilmu jariyah, walau jasad telah wafat, namun hasil dari proses tersebut akan terus mengalir padanya, dan itulah yang dilakuan KH. Sahal Suhana, SH.

Sebagai seorang guru yang layak dinobatkan sebagai Tokoh pendidikan, KH. Sahal Suhana, SH. bukan hanya mewakafkan segala harta dan ilmunya, namun juga jiwanya disumbangkan untuk kemajuan agama ini, dan sungguh kami benar-benar merasakan keberkahannya.

Malam ini, dalam pergelaran Malam Apresiasi Pendidikan oleh Pemkot Kabupaten Kuningan, KH. Sahal Suhana, SH. meraih penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan yang diwakili oleh Hj. Nining Rimawati selaku Istri beliau, ditemani oleh Putra dan Menantu beliau, yakni H. Pandu Suandhana, S.Si. dan KH. Abdul Rosyid, Lc. M.Ag.

Pemberian apresiasi penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh PLT. Bupati Kuningan, H. Dede Sembaga di Pendopo Kuningan malam tadi pukul 21.00 WIB

H. Dede Sembada sendiri mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas segala perjuangan Almarhum, khususnya kontribusi KH. Sahal Suhana, SH, terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Kami berharap, agar kegiatan ini dapat diambil hikmahnya, agar kedepan Al-Multazam akan terus lebih baik, lebih baik lagi, dan terdepan dalam Inovasi pendidikan yang Qur’ani, Berakhlak Mulia, Berprestasi, dan Terampil Berbahasa.

Demikian laporan ini kami sampaikan, Yudi Yudistira dan Crew yang bertugas, MediaAM-Melaporkan
Continue reading...

Test Post pertama untuk coba saja

Sebanyak 75 siswa SDIT Al-Multazam mengikuti kegiatan khataman dan imtihan juz 30 dengan metode ummi di Lapangan serbaguna SDIT Al-Multazam. Kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi pihak sekolah kepada para siswanya yang telah berprestasi dengan berjuang menyelesaikan ujian tahfidz dan tahsin juz 30 yang digelar pada bulan desember lalu oleh tim Ummi Foundation Surabaya dan Daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut H. Asep Saputra, selaku pengawas Yayasan, H. Maman Kurman, SH., selaku Ketua Pembina YPI Al-Multazam HK., KH. Abdul Rosyid, Lc.,M.Ag., selaku Ketua YPI Al-Multazam HK, KH. Adin Nurhaedin, Lc., selaku Mudirul Ma’had Al-Multazam, KH. Dul Ahmad Bachtiar, Lc.,M.Pd.I., H. Didik Wiranto, SP., M.Pd., selaku Sekretaris Yayasan, Ust. Udin Saprudin, S.Pd., selaku Kepala SDIT Al-Multazam, Ust. Jajang Aisyul Muzakki, selaku pengurus Ponpes Husnul Khotimah, dan Ust. Gojin Abdul Rohman ,S.Pd.I.,Ust. Iswahyudi, S.S, selaku perwakilan dari Ummi Foundation.

Kepala SDIT Al-Multazam, Ust. Udin Saprudin, S.Pd., mengutarakan syukur atas segala limpahan nikmat Allah Swt, yang pada hari ini sebanyak 75 anak akan diwisuda atas prestasi mereka menyelesaikan imtihan juz 30 metode ummi, beliau berharap semoga 75 anak ini dan anak yang lain menjadi anak yang shalih dan bisa membahagiakan orang tuanya di dunia dan di akhirat.

“Jadilah kalian anak yang shalih nak, teruslah menghapal Al-Qur’an, jangan berhenti, agar bisa membahagiakan orang tuamu di Dunia juga di Akhirat, kami turut bangga dan bahagia atas segala usaha kalian.” Tutur Ust. Udin Saprudin sambil meneteskan air mata

Selanjutnya Ust. Iswahyudi perwakilan dari Ummi Foundation memberikan motivasi luar biasa kepada para siswa, agar terus menjadi ahlullah, yakni para penghafal Qur’an dengan menghafal dan mengamalkannya.

“Anak-anak yang di atas panggung ini telah lulus ujian pada bulan desember 2017 lalu oleh tim Penguji dari Ummi Foundation Surabaya dan Daerah, dimana kategori ujiannya berupa Tahfidz, Tahsin, dan Tartil, dan penguji tidak boleh dari dalam harus dari Ummi Foundation” Ujar Ust. Iswahyudi sesaat sebelum menguji anak-anak di atas panggung.

Kemudian Ibu Nurhalimah Ibunda dari Aghniya mengucapkan banyak terima kasih kepada Lembaga karena telah mendidik putra-putri dengan baik, beliau juga sangat mengapresiasi kegiatan khataman dan imtihan ini dan beliau berharap semoga tahun depan pesertanya bisa lebih banyak lagi dan lebih baik lagi.

“Ketahuilah anak-anakku, bahwasanya khataman ini bukan akhir dari segalanya akan tetapi awal dari kehidupan ini, semoga kalian bisa menjadi asbab Allah Swt menurunkan syafaat buat kami di akhir kelak.”, Sambut Ibu Nurhalimah menggebu-gebu

KH. Abdul Rosyid, Lc., M.Ag., selaku Ketua YPI Al-Multazam HK, turut mengucapkan syukur atas segala nikmat Allah Swt, semoga kegiatan hari ini menjadi asbab turunya keberkahan dari Allah Swt. Beliau sangat bahagia atas terselenggaranya kegiatan ini untuk pertama kali, dan mengucapkan terima kasih kepada Ummi Foundation yang berpusat di Surabaya.

“Dari hasil evaluasi, maka kami sepakat untuk melanjutkan kerjasama ini dengan Ummi Foundation, bahkan akan kita mulai dari sekolah PAUD atau TK-RA. Oleh Karena itu harapannya semoga kedepan metode ini bisa dimuali sejak kelas 1 sampai kelas 3, sehingga kelas 4 sampai kelas 6 sudah fokus hafalan, dan kami lihat kemampuan mereka sudah luar biasa namun sebagaimana telah disampaikan kita tidak boleh berpuas diri, harus kita tingkatkan kembali.” Tutur KH. Abdul Rosyid, Lc.,M.Ag., dalam sambutannya

Demikian laporan ini kami sampaikan, Yudi Yudistira dan Crew yang bertugas, MediaAM-Melaporkan
Continue reading...

Rabu, 14 November 2018

Lomba Class Meeting - 23 November 2018


PENGUMUMAN !!!

Hari          : Minggu
Tanggal     : 23 November 2018
Pukul         : 07.30 WIB - Selesai
Pakaian     : Pakaian Olahraga Bebas Rapi
Tempat      : Lapangan SD, TK, PlayGroup
Lain-lain   : -


ISI     :
Class Meeting - Diharapkan semua siswa dapat berkompetisi dengan sehat.
Continue reading...

Jalan Sehat - 18 November 2018


PENGUMUMAN !!!

Hari          : Minggu
Tanggal     : 18 November 2018
Pukul         : 05.30 WIB - Selesai
Pakaian     : Pakaian Olahraga Bebas Rapi
Tempat      : Lapangan SD
Lain-lain   : -


ISI     :
Diadakan Jalan Sehat, untuk semua Siswa (peserta jalan sehat) dapat mengambil kupon jalan sehat pada wali kelas masing-masing sebelum tanggal pelaksanaan jalan sehat.
Continue reading...